Skip to main content

Mata Kuliah

1. Pengantar Ilmu Kesejahteraan Sosial

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar dengan capaian pembelajarannya adalah mahasiswa mampu menggunakan Teori Sosial dan Teori Pembangunan dengan mengaitkan upaya Intervensi Sosial pada tingkat Mikro, Mezzo, dan Makro sesuai dengan Nilai dan Prinsip Pekerjaan Sosial/Ilmu Kesejahteraan Sosial. Ruang lingkup belajar mencakup sejarah dan perkembangan Pekerjaan Sosial dan Ilmu Kesejahteraan Sosial; Paradigma dan Teori Pekerjaan Sosial dan Ilmu Kesejahteraan Sosial; dan Nilai-Nilai Humanitarian serta Prinsip-Prinsip Pekerjaan Sosial/Ilmu Kesejahteraan Sosial dalam melakukan Intervensi Sosial. Metode pembelajarannya menggunakan pembelajaran aktif (active learning) yang mencakup ceramah dan diskusi interaktif; diskusi kelompok kecil (small-group discussion), collaborative learning, dan cooperative learning. Proses pembelajaran menggunakan bahasa Indonesia.

2. Filsafat dan Etika Kesejahteraan Sosial

Mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang filsafat ilmu kesejahteraan sosial dan etika ilmu kesejahteraan sosial. Secara lebih khusus akan dibahas tentang kaitan antara filsafat dan etika pekerjaan sosial atau kesejahteraan sosial, kajian filsafat ilmu, filsafat manusia, teori etika, etika dalam pembangunan, moral-etika pekerja sosial, masalah etika dan dilemma etika, serta praktik nilai dan etika dalam pekerjaan sosial. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu mengamati dan menganalisis terkait dengan filsafat dan etika sebagai pekerja sosial dalam melaksanakan kegiatan intervensi dibidang ilmu kesejahteraan sosial yang didasarkan pada konsep-konsep yang telah dipelajari. Metode pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Cooperative Learning, Case Based Study, dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

3. Pengantar Psikologi bagi Kesejahteraan Sosial

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar dengan capaian pemberlajaran adalah apabila mahasiswa dihadapkan pada masalah kesejahteraan sosial mampu menggunakan teori teori dan konsep konsep Psikologi yang sesuai berdasarkan prinsip dan metode Intervensi Pekerjaan Sosial, ruang lingkup kajian memperkenalkan konsep-konsep dasar dalam psikologi: aliran, metode, konsep, dan bidang bidang, fungsi psikis dalam psikologi; pengertian belajar dan tiga prinsip belajar, teori kepribadian serta kekhususan individual, Metode pengajaran menggunakan Metode Pengajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Cooperative Learning, Case Based Study, dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

4. Teori Sosiologi bagi Kesejahteraan Sosial

Mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang berbagai teori Sosiologi baik klasik maupun modern hingga teori sosiologi aliran postmodern. Secara lebih khusus akan dibahas tentang fakta sosial, perkembangan dan perubahan pada masyarakat, struktur sosial, integrasi dan interaksi sosial, konflik dan pertukaran sosial serta teori postmodern. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu melakukan menganalisis isu dan masalah kesejahteraan sosial dalam arti luas menggunakan teori-teori sosiologi. Metode pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Collaborative Learning, Case Based Study, dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

5. Tingkah Laku Manusia dan Lingkungan Sosial

Mata kuliah Tingka Laku Manusia dan Lingkungan Sosial merupakan salah satu mata kuliah penting sebagai dasar dalam memahami perilaku manusia.Secara lebih khusus akan dibahas tentang tahap perkembangan menusia dilihat dari aspek biologis, psikologis dan sosial dengan menggunakan pendekatan Multidimensional Approach Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu mengamati dan menganalisis perilaku manusia dalam setiap tahap perkembangan Metode pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Cooperative Learning, Case Based Study, dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

6. Sistem Usaha Kesejahteraan Sosial

Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan kerangka pemikiran tentang kesejahteraan sosial dan Usaha Kesejahteraan Sosial sebagai suatu sistem dengan membahas sistem kebijakan, landasan regulasi, dan Usaha Kesejahteraan Sosial (UKS) di Indonesia. Mata kuliah ini juga mengenalkan kerangka implementasi, peran, dan nilai pekerjaan sosial dalam beberapa sub-sistem UKS.

6. Sistem Usaha Kesejahteraan Sosial

Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan kerangka pemikiran tentang kesejahteraan sosial dan Usaha Kesejahteraan Sosial sebagai suatu sistem dengan membahas sistem kebijakan, landasan regulasi, dan Usaha Kesejahteraan Sosial (UKS) di Indonesia. Mata kuliah ini juga mengenalkan kerangka implementasi, peran, dan nilai pekerjaan sosial dalam beberapa sub-sistem UKS.

7. Dasar-Dasar Pembangunan Sosial

Kuliah Dasar Dasar Pembangunan Sosial (DDPS) merupakan salah satu kuliah dasar dan wajib bagi mahasiswa program Sarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial. Kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu menganalisis isu kesejahteraan sosial dan mampu merancang perencanaan sosial yang mencakup tiga aspek utama, yaitu:

  1. Mampu menjelaskan paradigma, teori sosial dan teori pembangunan
  2. Mampu mengidentifikasi masalah dan isu sosial dengan teori pembangunan
  3. Mampu menjelaskan paradigma, teori dan nilai dalam perencanaan pembangunan sosial dan kesejahteraan sosial.

Pada mata kuliah ini, metode pengajaran akan menggunakan paradigma Student Center Learning dengan beberapa metode seperti Collaborative Learning guna mendorong mahasiswa untuk mendalami materi secara mandiri dan bekerja sama antar mahasiswa yang akan diikuti dengan literature review. Selain itu, kuliah ini juga akan menggunakan metode Project based learning dan Collaborative Learning yang dilakukan secara berkelompok dimana mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan makalah akhir berbasiskan data sekunder. Perkuliahan ini menggunakan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa pengantar.

8. Teori Kesejahteraan Sosial Dasar

Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan kemampuan menganalisis masalah dan isu sosial dengan menggunakan teori kesejahteraan sosial yang terdiri dari teori pekerjaan sosial, teori sosial, teori pembangunan sosial, dan teori pembangunan. Metode pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Collaborative Learning dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

9. Metode Intervensi Individu dan Keluarga

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pendalaman dengan capaian pemberlajaran adalah apabila mahasiswa dihadapkan tahap intervensi masalah kesejahteraan sosial mampu menggunakan perpektif teori Pemberian Bantuan yang sesuai berdasarkan prinsip dan metode Intervensi Pekerjaan Sosial, ruang lingkup kajian memperkenalkan konsep-konsep dasar dalam Proses Pemberian Bantuan: Filosofi Pemberian Bantuan, Tahapan Pemberian Bantuan, Perspektif dan Strategi Pemberian Bantuan, Ketrampilan Dasar: Komunikasi Verbal dan Non Verbal dan Prinsip-prinsip dasar dalam Intervensi Individu dan keluarga. Metode pengajaran nya menggunakan Metode Pengajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Role Play, Small Group Discussion dan presentasi dengan menggunakan menggunakan bahasa Indonesia.

10. Penelitian Kualitatif Kesejahteraan Sosial

Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah wajib program studi yang menjadi salah satu dasar pengetahuan terkait metode penelitian praktik Ilmu Kesejahteraan Sosial. Metode pembelajaran yang digunakan didasarkan pada perspektif pembelajaran berpusat pada mahasiswa/ student-centered learning. Bahasa pengantar yang digunakan dalam pembelajaran mata kuliah ini adalah Bahasa Indonesia.

11. Penelitian Evaluatif

Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan keterampilan tentang Penelitian Evaluatif. Secara lebih khusus akan dibahas tentang perbedaan dan persamaan Penelitian Evaluatif dengan Penelitian non-Evaluatif serta prinsip- prinsip dan teknik-teknik Penelitian Evaluatif. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu melakukan Penelitian Evaluatif, mulai dari merancang disain penelitian, melakukan pengumpulan data, mengolah dan menganalisa data, sampai dengan membuat laporan penelitian. Metode pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Cooperative Learning, Case Based Study, dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

12. Metode Intervensi Sosial

Mata kuliah Metode Intervensi Sosial ini adalah salah satu mata kuliah wajib program studi yang menjadi dasar pengetahuan terkait metode intervensi dalam praktek Ilmu Kesejahteraan Sosial dimana disampaikan konsep intervensi sosial dan perspektif ekologi, nilai-nilai humanitarian dalam prinsip-prinsip pekerjaan sosial; sistem dasar, relasi professional, dan tahapan intervensi sosial dalam praktek pekerjaan sosial; serta pengenalan metode intervensi sosial dalam praktek pekerjaan sosial pada klien individu, keluarga, kelompok, komunitas dan organisasi. Pada akhir kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan penerapan (C3) metode dan tahapan intervensi sosial yang sesuai untuk membantu klien dan sistem klien. Metode pembelajaran pada kuliah ini didasarkan pada perspektif pembelajaran berpusat pada mahasiswa/student-centered learning dimana metode flipped classroom diterapkan guna mendorong mahasiswa belajar mandiri melalui membaca bahan-bahan sebelum memulai kuliah tatap muka, agar sesi kuliah menjadi lebih dinamis, interaktif bersama dosen pengampu dan sesama mahasiswa perserta kuliah.

13. Metode Intervensi Kelompok

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pengembangan keterampilan/skill dalam melakukan intervensi di level kelompok. Secara umum, perkuliahan dibagi menjadi dua, (a) teori-teori dan (b) keterampilan dasar dalam intervensi kelompok. Teori-teori yang dipelajari, antara lain: social groupwork dan social practice, bentuk-bentuk treatment group, tahapan intervensi dalam treatment group, dinamika kelompok, group treatment theories, keterampilan dasar dalam intervensi kelompok. Pada tahap selanjutnya, mahasiswa diajarkan bagaimana keterampilan-keterampilan dasar ini didemonstrasikan melalui role play. Metode pembelajaran yang diterapkan yaitu cooperative learning, dan flipped-class kelompok dengan menggunakan bahasa Indonesia.

14. Organisasi Pelayanan Komunikasi

Mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang organisasi pelayanan yang meliputi konsep dasar organisasi dan karakteristik organisasi pelayanan. Secara lebih khusus akan dibahas tentang karakteristik organisasi pelayanan, hubungan antara organisasi dan lingkungan, hubungan antara organisasi dengan klien.. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu mengamati dan menganalisis organisasi pelayanan berdasarkan konsep-konsep yang telah dipelajari. Metode pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Cooperative Learning, dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

15. Intervensi Komunitas dan Pengembangan Masyarakat

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu memiliki pemahaman teoritis mengenai nilai-nilai, model-model, dan metode intervensi dalam setting komunitas. Selain itu, mahasiswa juga dibekali keterampilan praktis untuk melakukan proses asesmen dan perencanaan dalam intervensi di level komunitas. Metode pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Cooperative Learning, Case Based Study, dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

16. Kebijakan Sosial

Mata kuliah Kebijakan Sosial merupakan salah satu mata kuliah dasar dalam Ilmu Kesejahteraan Sosial yang membahas kebijakan sosial sebagai bagian dari intervensi skala makro. Dalam perkuliahan ini peserta mata kuliah akan mempelajari nilai, konsep, dimensi, dan proses pembuatan kebijakan sosial, khususnya di Indonesia. Kuliah ini memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk menuliskan policy memo sebagai salah satu bentuk dari policy paper. Pada mata kuliah ini, metode pengajaran akan menggunakan paradigma Student Center Learning dengan beberapa metode seperti flipped classroom guna mendorong mahasiswa untuk mendalami materi secara mandiri yang akan diikuti dengan pre-test dan literature review. Selain itu, kuliah ini juga akan menggunakan metode Project based learning dan Collaborative Learning yang dilakukan secara berkelompok dimana mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan policy paper berbasiskan data sekunder. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu menganalisis kebijakan dan perundang-undangan sosial berdasarkan paradigm, teori, dan nilai-nilai keadilan sosial. Bahasa pengantar dalam perkuliahan ini menggunakan Bahasa Indonesia.

17. Manajemen Organisasi Pelayanan Kemanusiaan

Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan ketrampilan dalam mengelola organisasi pelayanan kemanusiaan. Adapun materi yang diberikan dalam kuliah ini meliputi perencanaan program, pengelolaan sumber daya manusia, pendanaan, pemasaran sosial, serta monitoring, evaluasi dan akuntabilitas. Metode pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Cooperative Learning, Case Based Study, dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

18. Teori dan Teknik Supervisi dan Konsultasi

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah lanjutan dengan capaian pembelajaran yaitu apabila mahasiswa dihadapkan pada masalah di setting organisasi pelayanan kemanusiaan, mampu menganalisis dan mendemosntrasikan teori-teori dan teknik supervisi dan konsultasi yang sesuai berdasarkan prinsip dan metode Intervensi Pekerjaan Sosial. Ruang lingkup kajian meliputi: supervisi (berbagai fungsi supervisi, supervisi di berbagai setting), dan konsultasi (jenis-jenis konsultasi, fungsi dan peranan konsultan, dan setting konsultasi) di organisasi pelayanan kemanusiaan. Metode pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Cooperative Learning, Case Based Study, dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

19. Praktikum Intervensi Individu dan Keluarga

Mata kuliah Praktikum Intervensi Individu dan Keluarga adalah proses belajar melalui praktek lapangan yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa program studi sarjana Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial. Kegiatan Praktikum Intervensi Individu dan Keluarga bertujuan untuk menerapkan ilmu kesejahteraan sosial (pengetahuan, nilai/etika, dan keterampilan) dalam melakukan suatu intervensi (perubahan berencana) dalam seting individu dan keluarga. Dalam pelaksanaan kegiatan Praktikum Intervensi Individu dan Keluarga, diharapkan mahasiswa mampu menerapkan teori-teori, metodologi, nilai-nilai dan etika pekerjaan sosial yang telah dipelajari dalam kehidupan nyata, terutama untuk melakukan intervensi padatahap penjalinan relasi (engagement), identifikasi (assesment), dan perencanaan (planning) terhadap individu, keluarga.

20. Praktikum Intervensi Kelompok

Mata kuliah Praktikum Intervensi Kelompok adalah proses belajar melalui praktek yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa program studi sarjana Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial. Kegiatan Praktikum Intervensi Kelompok bertujuan untuk menerapkan ilmukesejahteraan sosial (pengetahuan, nilai/etika, dan keterampilan) dalam melakukan suatu intervensi (perubahan berencana) dalam seting kelompok. Dalam pelaksanaan kegiatan Praktikum Intervensi Kelompok, diharapkan mahasiswa mampu menerapkan teori-teori, metodologi, nilai-nilai dan etika pekerjaan sosial yang telah dipelajari dalam kehidupan nyata, terutama untuk melakukan intervensi padatahap penjalinan relasi (engagement), identifikasi (assesment), dan perencanaan (planning) terhadap kelompok.

21. Perencanaan Partisipatoris dalam Intervensi Komunitas

Mata kuliah Perencanaan Partisipatoris merupakan salah satu mata kuliah wajib program studi Ilmu Kesejahteraan Sosial. Melalui metode pemelajaran aktif seperti diskusi kelompok kecil, simulasi, collaborative learning (CL) dan contextual instruction, capaian pemelajaran yang akan dicapai dari mata kuliah ini adalah mahasiswa mampu merekomendasikan suatu bentuk perencanaan partisipatoris berbasis aset komunitas. Mata kuliah ini membahas pemikiran tentang perencanaan partisipatoris dalam intervensi komunitas, beberapa teknik yang dapat digunakan untuk melakukan assessment dalam proses perencanaan partisipatoris dan model perencanaan partisipatif berbasis asset komunitas. Selanjutnya, mahasiswa akan mempraktikkan teknik-teknik yang telah dipelajari untuk mengidentifikasi kualitas hidup dan menganalisis rencana aksi dalam perencanaan partisipatoris di setting komunitas tertentu. Mata kuliah ini diselenggarakan dengan menggunakan Bahasa Indonesia.

22. Praktik Perencanaan Kesejahteraan Sosial

Mata kuliah ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan simulasi dalam kelas tentang perancangan program pelayanan sosial, mulai tahap kebutuhan, menentukan dan menjabarkan sasaran program hingga merumuskan anggaran program. Mata ajaran ini merupakan aplikasi dari irisan beberapa mata ajaran lain yaitu, Sistem usaha kesejahteraan sosial, Metode intervensi sosial, Perundang-undangan sosial, Pengorganisasian dan penembangan masyarakat, Perencanaan partisipatori dalam intervensi komunitas, dan Kebijakan dan perencanaan sosial. Kolaborasi ini membutuhkan pemahaman yang mencakup bahasan sikap profesional sebagai perencana program yang terkait dengan fungsinya sebagai manajer program dan perencana substansi intervensi program. Diharapkan akan diperoleh pengalaman yang dapat langsung diterapkan dalam bidang pekerjaan yang akan dihadapi peserta ajar di masa yang akan datang.

23. Skripsi

Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah prasyarat pamungkas studi di prodi Sarjana yang merupakan karya ilmiah mahasiswa hasil penelitian empirik mengenai berbagai topik yang relevan, terkait dengan teori, pemikiran, kasus, dan isu-isu dalam kajian Ilmu Kesejahteraan Sosial. Metode pembelajaran yang digunakan didasarkan pada perspektif pembelajaran berpusat pada mahasiswa/ student-centered learning dimana setiap mahasiswa penyelesaian skripsi tergantung pada mahasiswa. Ketika mahasiswa mengajukan proposal skripsi, maka Ketua Program Studi akan menugaskan 1 (satu) orang dosen sebagai pembimbing tugas karya akhir mahasiswa dengan melihat relevansi topik skripsi dengan kompetensi dosen yang bersangkutan. Metode pembelajaran kuliah ini berbentuk pembimbingan. Bahasa pengantar yang digunakan dalam pembimbingan tugas karya akhir adalah Bahasa Indonesia.

24. Tugas Karya Akhir

Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah jalur kelulusan non skripsi, dimana mahasiswa harus mengambil mata kuliah pendamping tugas karya akhir yang tepat mendukung pengerjaan dan hasil TKAnya dengan bobot 4 sks. TKA adalah karya ilmiah mahasiswa sebagai salah satu prasyarat pamungkas studi di prodi Sarjana berupa hasil penelitian non-reaktif yaitu kajian literatur (literature review) mengenai berbagai topik yang relevan, terkait dengan teori, pemikiran, kasus, dan isu-isu dalam kajian Ilmu Kesejahteraan Sosial. Metode pembelajaran yang digunakan didasarkan pada perspektif pembelajaran berpusat pada mahasiswa/ student-centered learning dimana setiap mahasiswa penyelesaian tugas karya akhir tergantung pada mahasiswa. Ketika mahasiswa mengajukan proposal tugas karya akhir, maka Ketua Program Studi akan menugaskan 1 (satu) orang dosen sebagai pembimbing tugas karya akhir mahasiswa dengan melihat relevansi topik tugas karya akhir dengan kompetensi dosen yang bersangkutan. Metode pembelajaran kuliah ini berbentuk pembimbingan. Bahasa pengantar yang digunakan dalam pembimbingan tugas karya akhir adalah Bahasa Indonesia.

Mata Kuliah Pilihan Prodi

1. Masalah Kemiskinan

Dalam konteks matakuliah ini masalah kesejahteraan sosial yang dianalisis adalah masalah kemiskinan dan teori yang digunakan terutama teori sosial yang relevan dengan kemiskinan. Bahasa pengantar yang digunakan dalam pembimbingan tugas karya akhir adalah Bahasa Indonesia.

2. Perundang-undangan Sosial

Mata kuliah ini membahas dasar pemikiran, perkembangan dan masalah-masalah kesejahteraan sosial yang timbul di negara barat. Dengan mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan akan mampu menganalisa dasar pemikiran, perkembangan dan pelaksanaan perundang-undangan sosial di Indonesia. Adapun yang dipelajari meliputi pengetahuan tentang Konsep Negara Kesejahteraan, Kebijakan dan Program Jaminan sosial dan Pembangunan Nasional termasuk didalamnya membahas Kebijakan Perlindungan Sosial serta Permasalahan dalam Pembangunan di Indonesia. Metode pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Collaborative Learning, Case Based Study, dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

3. Analisis Masalah Sosial

Mata kuliah Analisa Masalah Sosial membahas tentang sifat dan ciri-ciri masalah sosial, dan perbedaan masalah sosial dengan masalah lainnya. Pada kuliah ini mahasiswa diberikan pengetahuan tentang paradigma, pendekatan dan perspektif sosial yang dapat digunakan dalam menganalisis penyebab, konsekuensi, dinamika dan akibat dari suatu masalah sosial dan menjelaskan solusi yang paling tepat untuk mengatasi masalah sosial tersebut. Setelah menyelesaikan kuliah ini mahasiswa dapat menganalisis masalah-masalah sosial aktual sebagai kasus nyata dengan menggunakan paradigm, pendekatan dan perspektif sosial yang dipelajari. Metode pembelajaran yang digunakan dalam mata kuliah ini sangat beragam, antara lain Small Group Discussion (SGD), Cooperative/Collaborative Learning (CL), Research Based Learning (RBL), dan Flip Classroom. Kuliah dilaksanakan dengan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar

4. Dimensi Sosial Ekonomi bagi Kesejahteraan Sosial

Mata kuliah ini bertujuan memberikan kerangka konsep, analisis dan kerangka kerja ekonomi dan sosial yang berkesinambungan dengan prinsip pembangunan inklusif. Kuliah ini memberikan pemahaman kontekstual tentang hubungan industri dan masyarakat serta kerangka konseptual pembangunan ekonomi lokal. Kuliah ini penting terkait proyeksi perkembangan ekonomi nasional melalui partisipasi masyarakat dalam pasar menuju pemerataan dan keadilan dalam pembangunan. Kuliah ini juga mengakomodasi perkembangan pemikiran dalam kaitan dengan Revolusi Industri 4.0 yang secara bersamaan menghadirkan ancaman dan peluang dalam mengembangkan usaha sebagai upaya pemenuhan kesejahteraan bagi masyarakat. Pada mata kuliah ini, metode pengajaran akan menggunakan paradigma Student Center Learning dengan beberapa materi secara mandiri yang akan diikuti dengan pre-test dan literature review. Selain itu, kuliah ini juga akan menggunakan metode Project based learning dan Collaborative Learning yang dilakukan secara berkelompok dimana mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan proposal pengembangan program sosial-ekonomi berbasiskan data sekunder.

5. Isu Lingkungan dan Manajemen Kebencanaan

Mata kuliah ini mempelajari tentang isu lingkungan dalam ilmu kesejahteraan sosial dalam keterkaitannya dengan manajemen kebencanaan. Dengan memahami hubungan timbal balik antara sistem sosial (manusia) dan sistem ekologi (lingkungan alam), fungsi ekosistem bagi kesejahteraan manusia, serta fenomena lingkungan global yang terjadi saat ini, diharapkan mahasiswa mampu menganalisa masalah-masalah sosial /kesejahteraan sosial secara lebih holistik dan terintegrasi dalam perspektif ekologi dan manajemen pengelolaan bencana. Ruang lingkup perkuliahan mencakup pembahasan tentang pendekatan pembangunan yang berkelanjutan, pembangunan berwawasan lingkungan, perspektif ekologi, fenomena lingkungan global, kebijakan-kebijakan terkait lingkungan dan kasus-kasus degradasi lingkungan, serta manajemen kebencanaan.

6. Kesejahteraan Sosial dalam Sektor Industri

Mata kuliah ini bersifat teoritis agar mahasiswa memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang fungsi, tujuan dan ruang lingkup penerapan ilmu kesejahteraan sosial dalam sektor Industri. Beberapa lingkup pembelajaran mencakup topik pekerjaan sosial di sektor industri, manajemen sumber daya manusia, ketenagakerjaan, Employee Assistance Program, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, serta kebijakan-kebijakan kesejahteraan sosial yang terkait di seting industrial dan ketenagakerjaan

7. Dampak Sosial Pembangunan dan Globalisasi

Mata kuliah ini bersifat teoritis dan praktis agar mahasiswa memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang teori-teori pembangunan dan kaitannya dalam perkembangan globalisasi dan digitalisasi. Selain itu, mahasiswa dibekali keterampilan praktis untuk menggunakan kerangka analisis dampak sosial dalam mengkaji pembangunan, globalisasi, dan digitalisasi.

8. Kesejahteraan Sosial dalam Masyarakat Multikultural

Mata kuliah ini membekali mahasiswa dalam mengembangkan kepekaan terhadap kelompok-kelompok dalam masyarakat multikultural dan beragam. Melalui teori-teori dan perspektif kesejahteraan sosial, mahasiswa dapat memahami prinsip non-diskriminasi dalam pembangunan. Metode pengajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, secara asinkronus dalam bentuk penugasan review bahan bacaan, dan secara sikronus melalui Small Group Discussion guna mendorong mahasiswa lebih interaktif. Bahasa yang dipergunakan dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Bahasa Indonesia.

9. Kesejahteraan Anak dan Perlindungan Anak

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan dengan capaian pemberlajaran adalah apabila mahasiswa mampu menganalisis masalah kesejahteraan social khususnya isu yang terkait dengan kesejahteraan anak dan perlindungan anak. Memperkenalkan teori terkait Anak, Kebijakan dan Pelayanan Sosial bagi Anak. Metode pengajaran menggunakan Metode Pengajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Small Group Discussion dan presentasi dengan menggunakan menggunakan bahasa Indonesia.

10. Kesejahteraan Sosial Bagi Lanjut Usia

Matakuliah ini merupakan salah satu mata kuliah pilihan yang memberi pemahaman tentang isu-isu yang terkait dengan kesejahteraan sosial bagi lanjut usia secara komprehensif agar mampu melakukan analisis secara kritis. Metode pembelajaran yang digunakan didasarkan pada perspektif pembelajaran berpusat pada mahasiswa/ student-centered learning dimana setiap mahasiswa penyelesaian tugas karya akhir tergantung pada mahasiswa. Bahasa pengantar yang digunakan dalam pembimbingan tugas karya akhir adalah Bahasa Indonesia.

11. Masalah Kesehatan dan Kesehatan Jiwa

Mata kuliah ini memberikan pemahaman mengenai kesehatan dan kesehatan jiwa dalam kaitannya dengan bidang Ilmu Kesejahteraan Sosial. Secara lebih khusus akan dibahas tentang teori, perspektif, pendekatan, serta konsep health dan mental health dalam konteks kesejahteraan sosial. Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu menganalisis masalah, tantangan, dan isu-isu kesehatan dan kesehatan jiwa serta implikasinya terhadap kesejahteraan sosial. Metode pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Mahasiswa Aktif dalam bentuk Teacher Interactive, Cooperative Learning, Case Based Study, dan Small Group Discussion dengan menggunakan bahasa Indonesia.

12. Seminar Tugas Akhir

Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah pilihan program studi yang sangat dianjurkan dipih oleh mahasiswa karena menjadi dasar pengetahuan terkait penyiapan proposal karya ilmiah tugas akhir studi. Metode pembelajaran yang digunakan didasarkan pada perspektif pembelajaran berpusat pada mahasiswa/ student-centered learning dimana metoda flipped classroom diterapkan guna mendorong mahasiswa belajar mandiri melalui membaca bahan-bahan sebelum memulai kuliah tatap muka, agar sesi kuliah menjadi lebih dinamis, interaktif bersama dosen pengampu dan sesama mahasiswa perserta kuliah. Metode pembelajaran kuliah ini sepenuhnya tatap muka luring, secara sinkronus maupun asinkronus. Moda sinkronus ditempuh dalam bentuk Teacher Interactive, Small Group Discussion dan presentasi untuk memfasilitasi pembelajaran interaktif dengan mahasiswa meskipun secara virtual. Bahasa pengantar yang digunakan dalam pembelajaran mata kuliah ini adalah Bahasa Indonesia.

Penerimaan

Seleksi